{"id":2427,"date":"2020-05-25T00:51:22","date_gmt":"2020-05-25T00:51:22","guid":{"rendered":"http:\/\/yasiska.sch.id\/?page_id=2427"},"modified":"2020-05-25T03:04:25","modified_gmt":"2020-05-25T03:04:25","slug":"pembelajaran-era-industri-4-0","status":"publish","type":"page","link":"http:\/\/yasiska.sch.id\/?page_id=2427","title":{"rendered":"Pembelajaran Era Industri 4.0"},"content":{"rendered":"\n<p>Yasiska telah merintis untuk menuju Sekolah yang menerapkan pembelajaran era industri 4.0 atau 5.0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/mts.yasiska.sch.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/era-industri-4.0.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2175\"\/><figcaption>Perubahan era Industri<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Bp<em><strong> Ismul Bathni ST,M.Pd <\/strong><\/em>menyatakan bahwa arah kebijakan model pembelajaran Era industri secara garis besar adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Guru Fokus pada Evaluasi daya serap dan perkembangan siswa bukan pada menerangkan dan menjelaskan pelajaran dikelas.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/mts.yasiska.sch.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/evalasi.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2177\"\/><figcaption>Evaluasi pembelajaran<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika selama ini guru sibuk menerangkan dan menjelaskan pelajaran \ndikelas maka pada pembelajaran era industri guru lebih fokus pada \nevaluasi daya serap siswa dan perkembangan siswa baik sisi kemampuan \nreligius, sikap dan keterampilan, lalu bagaimana dengan proses \npembelajaran? karena itu perlu pengganti kegiatan penjelasan dan \nmenerangkan di kelas caranya adalah,,,<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Guru menggunakan Video tutorial &amp; Ebook dalam proses pembelajaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam proses pembelajaran guru diharapkan memiliki keterampilan \nmembuat video tutorial sendiri, atau media lain misalnya handbook atau \nmodul yang keseluruhannya adalah media elektronik bukan kertas (ebook). \nMedia ini dapat menggantikan aktifitas menerangkan dikelas, selanjutnya \nsiswa dapat mengakses video dokumen elektronik tersebut melalui media \nHp, tablet, laptop dan melakukan <strong>aktifitas belajar secara aktif<\/strong>.\n tugas guru adalah memantau dan melakukan review serta evaluasi yang di \numpan balikkan kepada siswa sehingga siswa akan merasa di hargai karena \ntelah di review dan di perhatikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Aplikasi penghubung media guru dan siswa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Agar dapat mengakses video\/ebook  yang disipkan guru perlu aplikasi \npenghubung, dalam hal ini yasiska telah berkerjasama dengan deluvisnet \nmenggunakan aplikasi Zawia Ta\u2019lam (Pojok Belajar).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam aplikasi Zawia Ta\u2019lam (ZT) memungkinkan guru dapat mengirimkan \nMateri belajar, Menerima Tugas yang dikirim siwa dan melakukan tes \nsebgai acuan dalam melakukan evaluasi pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/mts.yasiska.sch.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/zawia-talam-1024x551.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2167\"\/><figcaption>Tampilan Zawia Ta\u2019lam<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Zawia Ta\u2019alam :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Tombol \u201cMateri \u201c: berisi daftar materi yang dapat diakses oleh siswa<\/li><li>Tombol \u201cKirim\u201d : Berisi form mengirim tugas, tugas yang dikirim dapat berupa file atau photo.<\/li><li>Tombol \u201cPost Tes\u201d : Menuju aplikasi CBTDELNET, aplikasi tes tulis baik pilihan ganda atau uraian<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong>4. Aplikasi Tes berbasis Komputer<\/strong> (CBT)<\/p>\n\n\n\n<p>Guru mampu menggunakan CBT secara optimal, berkaitan dengan aplikasi \nCBT yang digunakan adalah aplikasi CBT DELNET, aplikasi ini memiliki \nbeberapa keunggulan dari pada aplikasi CBT lainnya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Simpel dan mudah pengguaannya. soal dari word atau pdf dapat dikonversi dengan mudah dan diimpor ke aplikasi <\/li><li>Memiliki\n Fitur Analisis. Aplikasi ini dilengkapi dengan analisis soal dan \nanalisis hasil belajar, pemetaan kemampuan siswa. dengan aplikasi ini \nguru dapat mengetahui soal mana yang sukar dan belum di kuasai siswa, \nbahkan dengan analisis siswa, guru dapat mengetahui daya serap siswa 1 \nper satu.<\/li><li>Terbukti bekerja dengan ringan dan cepat.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Aplikasi ini bukan hanya digunakan untuk PTS atau UAS tetapai guru \nbisa menggunakannya secara luas untuk Penilaian Harian, Polling siswa , \nTes Sikap, Tryout dan lain-lain. Jadi dalam skema pembelajaran sebagai \nberikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/mts.yasiska.sch.id\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/proses_pembelajaran.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2171\"\/><figcaption>Skema Pembelajaran era industri 4.0<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>5. Peningkatan Kompetensi Guru bidang IT<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Melaksanaan Pelatihan dan workshop untuk mengupgrade kompetensi guru \nfokus pada mampu membuat video pembelajaran dan ebook, mampu menggunakan\n aplikasi ZT , mampu menggunakan Aplikasi CBTDELNET<\/p>\n\n\n\n<p>6.<strong> Peningkatan Kompetensi Guru bidang Evaluasi Pembelajaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p> Melaksanaan Pelatihan dan workshop untuk mengupgrade kompetensi guru\n  fokus pada MindMap, Analisis Soal, Analis Siswa, Evaluasi \nPembelajaran.  <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yasiska telah merintis untuk menuju Sekolah yang menerapkan pembelajaran era industri 4.0 atau 5.0 Bp Ismul Bathni ST,M.Pd menyatakan bahwa arah kebijakan model pembelajaran Era industri secara garis besar adalah sebagai berikut: 1. Guru Fokus pada Evaluasi daya serap dan perkembangan siswa bukan pada menerangkan dan menjelaskan pelajaran dikelas. Jika selama ini guru sibuk menerangkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2441,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-2427","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/2427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2427"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/2427\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2429,"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/2427\/revisions\/2429"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2441"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/yasiska.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}